Tampilkan postingan dengan label Friendship and Communities. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Friendship and Communities. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Desember 2008

Tour de Batavia (Part I : 1st Day)

PONDOK INDAH MALL

Here we had a lunch, and did something we called 'cuci mata' in Indonesia,, hehehe. How ethusiastic we were there seeing and looking at many attractive girls (which were seldom to be found at Jogjakarta hohoho).. Indeed, it's not too much if people says that Pondok Indah Mall is the nest of tiks-tiks (our expression over beautiful girls). Bintang was the one most enthusiastic there, his eyes were seeing through everything to every course..
Actually, in my opinion, not all of girls here beautiful, but they are good in making and dressing up..

PS :
sorry, no photo in PIM, after we take this picture, the author and Rendy were warned by security not to take picture in mall area.



ROTI BAKAR EDI, AL-AZHAR PUSAT

after getting tired, we went to Roti Bakar Edi at Jl. Sisingamangaraja, next to the author's school. So here we hang out together,, Edo and Tanto came with their friends Mpeng and Ulong (a.k.a. Wahyu), and with Mrs. Edo also (Desti)..
This place is well known as place for hanging out with cheap prices, and it opens until 3am.. The menu is variated,, siomay, kuetiaw, padang satai, pempek, porridge, aand of course roti bakar.. Roti bakar edi has grown to 5 branches over Jakarta,, its uniqueness is the hanging out place but in "kakilima" nuance..



left to right: Ulong, Tanto, Wanda, Bintang, author, Rendy, Edo, Desti



left to right: Rendy, Edo, Desti, Mpeng, Ulong, Tanto, Wanda, Bintang

B.E.J. (NOW B.E.I.) UNDERPASS

this location is very cool at night, the lighting is awesome! It's very cool place to take picture,, but we were there only for a short time.. It's noot good idea if the secutiry came here..





Author: "That's all for the first day,, not muct places to visit?? it was quite tiring.. We were just arrived in the morning hehe time had shown at 00:30,, time to go home.. we still had a few more days"

See ya at Tour de Batavia Part II: 2nd Day

Selasa, 02 Desember 2008

Tour de Batavia by Bananas

A PROLOGUE : THE DAY ZERO

That day was Friday, April 11th 2008, the day when we Bananas were going to have a vacation to our capital city, Jakarta. We had planned this journey for a long time, even the places we were going to have a visit had been talked and listed down, like Taman Menteng, Dufan, Roti Bakar Edi, University of Indonesia, and others.

We planned to go by train together to Senen Station, but fortunately, our friend Tanto was going to Jakarta also by his car. So, here we go five,, Tanto driving the car, Bintang in the front, and we three Edo, Wanda, adn the outhor at the back (Rendy would go after us tomorrow by executive train,, of course coz he's ganz).

Here is the photos of the picnickers,,
Tanto








Edo








Rendy








Bintang








Irwanda









and me, the author..











we were late, coz we prioritize Friday prayer first.. Hoho absolutely.. The route we passed through was the south route. This journey was enjoyable, we sang along the time we stopped by at Wangon Sari (before Purwokerto). A this place we ordered some food.














By the time 21 o'clock, we had arrived at Cipularang Highway


(unfortunately, we couldn't stopped by at Bandung hohoho), so we arrived at Tanto's House at Slipi late night.

We were very tired, so we went to bed strightly,, at dawn, my handphone was ringing, rendy called, he asked to be picked up at Gambir Station.. We, Tanto, Bintang, Wanda, and the author went to pick him up. After that, Tanto straightly chauffeured us to author's home....

Actually, i just told my parents in the morning that there would be my friend going to stay in for a few nights at home. Alhamdullillah, they granted permission (phiuuuuh).. How unfortuna

So this is our zero day>>>

Senin, 14 Januari 2008

ORANG INTROVERT : "TERNYATA JADI ORANG EXTROVERT ASIK JUGA"

Ini hasil pemikiran penulis sendiri lho.. Dari kecil sampe beberapa tahun lalu, penulis bisa dibilang punya karateristik introvert yang lumayan kental,, bukan dalam artian penulis adalah AnSos (Anti sosial).. punya temen sih punya, tapi itu ituuuu aja.. Diajak keluar sih mau, tapi kalo ke tempat yang terlalu rame ato ke tempat yang 80% orangnya gak kenal deket, wah gak mau deh..
Penulis dulu banyak ngabisin waktu itu di rumah,, sd-smp jamannya baca komik, sma mulai punya komputer kerjaannya ngurung di kamar maen game RTS (real time strategy) macem C&C ato AOE.. Pas sma juga dibeliin PS2 karena nilai bagus, nah makin parah..!! Orang malem minggu pada keluar, ni penulis malah berkutat di depan TV maen game2 RPG, berantem sama musuh yang gak nyata ampe subuh.. Haha (selain itu penulis punya kebiasaan juga yaitu belajar lebih dulu dari pelajaran sekolah,, hehe enaknya orang introvert itu punya waktu lebih banyak dibanding orang ekstrovert untuk mempelajari sesuatu yang dia suka.. Coba aja kita liat orang introvert, kebanyakan dari mereka punya skill yang pas kita liat jadi takjub.. Macem mulai jago pelajaran, jago maen musik, pinter programming komputer, internet, hacking, jago bikin puisi, gambar ato bahkan masak..)
Yah orang introvert juga punya pemikiran tersendiri.. Penulis berpikir dengan jadi introvert, sendirian gini penulis bisa kuat dan terbiasa ngadepin masalah sendiri.. Penulis juga dulu gak pernah curhat, penulis sih mikir curhat itu wajar aja, tapi kalo kebanyakan curhat itu tanda lemah hati, alias tidak bisa menyelesaikan masalah sendiri.. Gitu, bro..

Yah tapi hidup kan bisa berubah.. Penulis mulai sadar kalo sesuatu yang bersifat over itu gak baek,, jadi sedikit banyak penulis harus punya sifat extrovert.. Dulu banyak juga yang nakut2in,, "kalo introvert itu pas nyari kerja susah lho, banyak yang gagal diwawancara" macem gitu deh, mungkin kalian juga pernah ngalamin?

Nah, pas kelas 3 SMA penulis ketemu (sekelas) dengan orang2 yang penulis ngerasa nyaman sama mereka, sampe sekarang penulis masih sering kumpul sama mereka.. Mereka ngenalin penulis ke sebuah komunitas yang namanya O-level,, (O-level tuh program di sekolah penulis yang bahasa pengantarnya pake bahasa inggris)..

Nah dengan merekalah penulis mulai sering kumpul, sering makan dan nonton bareng, jalan dan nginep bareng ke Putri Duyung di Ancol sampe ke Villa di Lembang.. Dan, pada fase inilah penulis mulai menyadari pentingnya jadi orang kaya.. Soalnya banyak banget jo, keluar duit.. Hehe dari komunitas ini pula penulis dapet pacar,, yah pertama kenal dan pertama sms-an februari 2004, trus pas pdkt dia malah pjhn (penjauhan).. Mungkin dia takut sama orang introvert kali yak,, hehe nah, orang introvert itu pas jatuh cinta tuh lucu juga sikapnya.. Gak pernah cerita biarpun sakit hati, biarpun cemburu juga berusaha tidak menampakkan, trus kerjaanya nulis puisi ato dengerin lagu mellow bwahaha yah setelah itu akhirnya jadian juga.. Lumayan lama lha, 3 tahun dengan putus sambung 2 kali.. Oia, catetan penting : orang introvert itu punya sikap romantis yang tulus! Hehe,, ini bukan pembelaan diri..


Beda lagi pas kuliah, penulis dan temen-temen punya komunitas yang namanya Komunitas Kandang.. Asalnya kita punya basecamp itu di kos-kosan seseorang yang sempit, bau (soalnya kamar mandi dalem), dan berantakan, jadi semua anak2 komentar ini kayak kandang kambing.. Haha tapi enak buat ngumpul.. Anak2 juga sering nginep situ,, belakangan komunitas kandang ini berkembang jumlah populasinya dan merubah nama menjadi Laspati, singkatan dari Laskar Patah Hati.. Karena anggotanya jomblo semua, bung! Hahaha Kalo pun jatuh cinta sama cewe, kandas di tengah jalan.. Astaghfirullah..
Btw, Laspati ini juga ada kedudukan Ketua dan Wakil Ketua.. Dipilih berdasarkan peramalan bahwa sang Ketua dan Wakil Ketua bakal paling lama dapet cewe.. Haha
Di komunitas ini seringnya anak2 tuh jalan bareng, maen dan makan bareng, nonton juga, maen futsal, dan belajar bareng.. Rata2 anggota komunitas ini hebat dalam hal kuliah, penulis nyaman banget sama mereka dalam hal kuliah.. Maju terus Laspati!! Dapet cewe emang susah, tapi lebih susah lagi kalo ga punya cewe!!

Nah, baru-baru ini penulis mulai deket dengan satu komunitas dan lumayan banyak waktu kumpul dengan mereka.. Gak jauh beda sama background-nya Laspati,, di sini juga pejuang cinta semua, beda karakteristik orang2nya aja.. Namanya Bananas.. Anggotanya dah tersebar sampe semarang lho,, Mau tau singkatannya apa? Nanti penulis kasih tau.. Hehe
Anak-anak Bananas ini rata2 seneng acara musik, karaoke, foto2, ngobrolin cewe, dan tiada hari tanpa ada yang curhat masalah cinta.. (penulis sih jadi pendengar yang baik aja, sifat introvert penulis masih nempel yang masalah curhat itu..) Unik banget mereka ini, ada yang selama di Jogja 3,5 tahun ditolak 7 cewe jo.. Ada yang baru pacaran 3 minggu langsung putus, trus selama setahun katanya curhatnya itu2 mlulu, ada yang putus sama seorang cewe tapi dia cinta mati dan sering menyesali putus-nya itu ato minta balikan lagi, ada yang mantannya nikah sama orang laen karena MBA, ada juga yang kalah cepet ngejar cewe, ada juga yang ngejar cewe2 ber-mobil tapi gagal gak jelas,, wah seru deh.. Makanya mereka menyebut diri dengan nama Bananas, atau Batang-Batang Na'as.. (pertama kali penulis denger namanya, kocak dan vulgar banget.. Bukan untuk orang yang belum cukup umur haha)
Untuk komunitas Bananas ini punya karakteristik yang mecolok,, mereka sering nyebut temennya dengan panggilan 'cuy',, ato sering juga Ganz, maksudnya ganteng.. Mereka punya prinsip yang isinya "Jangan lulus sebelum dapet PW (pendamping wisuda)".. Komunitas ini punya ritual juga, anak Bananas yang berhasil dapet cewe, bakal di-wisuda.. Haha
Pantang mundur Bananas!! Tidak ada hal yang mudah dalam mendapatkan sesuatu yang baik!!

Ada juga komunitas yang laen tapi penulis blom bisa ceritain dan penulis masih mau lebih banyak mengeksplorasi komunitas2 lain tersebut....

Akhir kata untuk sesi ini,, penulis mulai merasakan enaknya jadi ekstrovert.. Makasih banget buat komunitas-komunitas di atas,, Keberadaan mereka membantu penulis bisa berpikir lebih jernih dalam menghadapi masalah, membuat penulis sadar bahwa hidup ini ternyata lebih banyak hal yang bisa dilakukan ketimbang merenung, dan tentunya mereka menguapkan air mata dan menggantinya dengan tawa lepas dan senyum merekah..
Punya cewe emang asik, tapi asik juga punya temen banyak.. Kadang keberadaan mereka sebagai teman gak bisa kita gantikan dengan kehadiran seorang cewe,, tapi pastinya nanti hadir seorang cewe untuk kita yang sama berharganya dengan teman2 kita, dan dengan dia, kita bisa berbagi bahagia dalam menghargai hidup bersama teman2 kita.. Gak ada lagi patah hati atau na'as.. Terima kasih, bro.


Everybody hears what you say,,
Friends listen to what you say,,
Best friends listen to what you don't say..